Liat deh ayat ke 33 dari surat Al-Anbiya, Allah menyebutkan "malam dan siang, matahari dan Bulan".
Dalam Expektasi kita, biasanya klo ada Malam dan siang, di ikuti dengan kata Bulan dan matahari, sesuai dengan urutannya, ya nggak?
Malam dan bulan dulu, baru siang & matahari di kata terakhir..
Tapi di ayat ini, gak seperti yg kita bayangin, Allah menyebutkan "MALAM DAN SIANG, MATAHARI & BULAN, seolah-olah terbalik.
ternyata... dibalik kalimat ini, tersimpan makna yang KEWREN banget lho.. DEEP bangetz.
Allah Nyusun kalimat ini sesuai dengan makna Default nya. makna aslinya.
Coba kita liat,..
antara malam dan siang, siapa yang lebih dulu ada?
kalo kita liat dari kalimat ibnu Atha'illah, "Semua keadaan alam & peristiwa di semesta ini sesungguhnya adalah KEGELAPAN, sebenarnya yang memberikan cahaya terhadap semua itu adalah tampaknya Al Haq di dalamnya".
JADI... malamlah yang menjadi Awal nya dunia ini, dan Allah menciptakan Siang lalu kemudian Allah memberikan matahari untuk menerangi.
So.. "malam" lah yg menjadi Default. yang asli di dunia ini
kalo Antara Matahari dan Bulan, mana yang Default? mana Asli?
masih inget pelajaran IPA waktu es-deh dulu? diantara bulan dan matahari, yang cahaya nya asli adalah matahari, Bulan hanya objek yang memantulkan cahaya matahari.
So.. yang asli (cahayanya) adalah MATAHARI
jadi.. itulah sebab mengapa Allah Sampaikan dalam Al quran, malam dulu, baru siang, lalu matahari dulu baru bulan, karena Allah ingin menyampaikan makna Defaultnya lebih dulu.
Lebih menariknya lagi,, yat ini menceritakan tentang tata surya, matahri dan bulan yang semuanya beredar dalam orbitnya masing-masing. coba kita kisa liat kata : Kullu fii falakin. (masing-masing beredar)
kalo kita pecah hurufnya ada: Kaf Lam Fa Ya Fa Lam Kaf.
ك ل ف ک ف ل ك
Temen-temen "ngeh' gak? liat deh susunan hurufnya...
huruf Kaf ada di awal dan di akhir, lalu huruf Lam ada di urutan 2 dari depan dan urutan 2 dari belakang, begitu juga dengan huruf Fa, berada di urutan ke 3 dari depan dan dari belakang, yang di tengah-tengah huruf Ya. dilanjutkan dengan kalimat "Yasbahun" beredar pada orbitnya.
ayat ini bicara tentang peredaran matahari dan bulan di dalam orbitnya, dan lihat tata letak hurufnya, mencerminkan bagaimana huruf-huruf ini mengitari orbitnya, mengitari huruf "Ya" ک.
dari sini kita bisa melihat bahwa Allah itu sudah menciptakan semuanya secara teratur, sudah di tata sedemikian rupa. jika saja matahari, bulan dan planet lainnya tidak beredar pada orbitnya, maka... akan terjadi tabrakan, benturan, goncangan & kehancuran.
Begitu juga dengan hidup kita, Allah sudah atur semuanya Allah sudah kasih "Orbitnya", rizki, jodoh, semuanya sudah Allah atur. Tugas kita cuma tetap berada pada orbitnya, yaitu Al-quran & Hadist
klo kita tetap selalu dalam orbit (Al quran & Hadist), maka kita akan mendapat ketenangan hidup, nikmat dan karunia, dan kalo kita keluar dari orbit itu, maka siap-siap... akan merasakan goncangan hidup, benturan masalah, dan kehancuran.
makna yang bisa kita ambil dari ayat ini adalah: kita sebagai manusia di tugaskan untuk terus menjaga ke-istikqomah-an & ke-taat-an kita pada Allah
semoga dalam memasuki puasa hari 10 yang kedua di ramadhan tahun ini, kita masih tetep berada di dalam orbit Nya ya teman-teman... 😊